Cara Membuat Suara dari Text selain google translate

apakah anda termasuk orang yang sering update konten? ntah itu konten youtube yang memakai suara narasi google tranlate ataukah konten lainnya yang memerlukan narasi audio. dalam tulisan ini mereka-mereka ini saya sebut dengan Konten Kreator.

mungkin menjadi dilema ketika para konten kreator memerlukan suara narasi untuk kontennya, dengan budget yang terbatas dan sumber daya yang sangat terbatas pula, susah sepertinya untuk menggerakan tangan apalagi mulut untuk membuat narasi sendiri. mungkin para konten kreator enggan untuk merecord suaranya sendiri, bisa jadi karna takut suaranya bisa membuat orang lain meninggal. hehe.

jika melihat fasilitas yang tersebar di dunia maya, pilihan jatuh pada google translate, karna dengan segala kelebihannya si google translate ini cocok dan mampu memenuhi kebutuhan. namun yang jadi pertanyaan, bagaimana download audio-nya ?..

sebenernya banyak tools text to speech lain yg bisa di download dengan mudah, namun sangat terbatas sekali, ntah itu di karakter teksnya, ntah itu di  bahasanya, dll.

dalam tulisan ini saya akan menunjukan cara yang mudah untuk membuat suara dari teks yang kita punya. ikuti langkah berikut :

  1. Akses ke web TTS (Text To Speech) Bahasa Indonesia disini

2. sesuaikan pengaturan yang ada, seperti nampak pada gambar dibawah ini

3. isi teks yang akan disuarakan.

4. tara akan muncul window baru yang tentu saja bisa didownload langsung

semudah itu..

selamat mencoba

Mengembangkan Konten Interaktif dengan Adobe Flash / Animate

Pengembangan konten pembelajaran sudah bukan hal yang aneh dan wah lagi dewasa ini, dulu sebelum zamannya authoring tools macam iSpring, Articulate dll. Banyak beredar CD interaktif yang dibuat dengan menggunakan Macromedia Flash dan Macromedia Director yang sekarang sudah diakuisisi oleh Adobe. Memang penggunaan aplikasi tadi membutuhkan kemampuan yang tidak semudah membuat Presentasi di PowePoint, aplikasi tadi menguras semua kemampuan kita terutama sebagai Instructional Designer seperti scripting, design, storyboard, klenger dah. Memang sekarang ini buat apa sih kita mau cape-cape bikin yang susah toh hasilnya nanti sama saja? (maksudnya membandingkan penggunaan Authoring tools seperti iSpring dkk dengan Flash). Ya iya juga sih, tapi kita lihat dulu kebutuhannya, jika konten-mu sudah cukup dengan authoring tools tadi it’s ok, tapi kalau membutuhkan kemampuan yang “lebih” dalam hal interaktif-nya dan keleluasaan dalam pengembangannya, mungkin Flash bisa jadi jawabannya. Continue reading “Mengembangkan Konten Interaktif dengan Adobe Flash / Animate”

5 Authoring Tools untuk Pengembangan Konten Pembelajaran & E-Learning

Dewasa ini perkembangan teknologi semakin tidak terbendung, inovasi-inovasi dalam berbagai bidang banyak bermunculan. Pemanfaatan teknologi ini terjadi tidak lain dan tidak bukan adalah untuk memenuhi kebutuhan “zaman now”. Hampir semua kebutuhan sehari-hari bias dilakukan dengan teknologi, kita tidak perlu beranjak dari tempat duduk, kita hanya perlu menggerakan jempol kita saja. Continue reading “5 Authoring Tools untuk Pengembangan Konten Pembelajaran & E-Learning”