Manfaat Media Pembelajaran Berbasis TIK

Munir (2008:139) mengatakan bahwa media pembelajaran ada dua jenis, yaitu media pembelajaran sederhana dan media pembelajaran modern. Media pembelajaran sederhana meliputi papan tulis, sedangkan media pmebelajaran modern meliputi kmputer dan internet. Dalam hal ini media pembelajaran berbasis SMS gateway bisa digolongkan ke media pembelajaran modern, karena menggunakan salah satu perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yaitu telepon seluler.

Munir (2008:139) mengatakan bahwa media pembelajaran ada dua jenis, yaitu media pembelajaran sederhana dan media pembelajaran modern. Media pembelajaran sederhana meliputi papan tulis, sedangkan media pmebelajaran modern meliputi kmputer dan internet. Dalam hal ini media pembelajaran berbasis SMS gateway bisa digolongkan ke media pembelajaran modern, karena menggunakan salah satu perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yaitu telepon seluler.

Media pembelajaran berbasis TIK memiliki kelebihan tersendiri bila dibandingkan dengan media pembelajaran lainnya. Munir (2008:138) mengungkapkan kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh media pembelajaran berbasis TIK sebagai berikut :

a. Dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam terhadap materi pembelajaran yang sedang dibahas, karena dapat menjelaskan konsep yang sulit atau rumit menjadi mudah atau lebih sederhana.

b. Dapat menjelaskan materi pembelajaran atau objek yang abstrak (tidak nyata, tidak dapat dilihat langsung) menjadi konkrit (nyata dapat dilihat, dirasakan, atau diraba), seperti menjelaskan peredaran darah dan organ-organ tubuh manusia pada mata pelajaran Sains.

c. Membantu pengajar menyajikan materi pembelajaran menjadi lebih mudah dan cepat, sehingga peserta didikpun mudah dipahami, lama diingat dan mudah diungkapkan kembali.

d. Menarik dan membangkitkan perhatian, minat, motivasi, aktifitas, dan kreatifitas belajar peserta didik, serta dapat menghibur peserta didik.

e. Memancing partisipasi peserta didik dalam proses pembelajaran dan memberikan kesan yang mendalam dalam pikiran peserta didik.

f. Materi pembelajaran yang sudah dipelajari dapat diulang kembali (playback). Misalnya menggunakan rekaman video, compact disk (cakram padat), tape recorder atau televisi.

g. Dapat membentuk persamaan pendapat dan persepsi yang benar terhadap suatu objek, namun dalam bentuk nyata menggunakan media pembelajaran.

h. Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, sehingga peserta didik dapat berkomunikasi dan berinteraksi dengan lingkungan tempat belajarnya, sehingga memberikan pengalaman nyata dan langsung. Misalnya, peserta didik mempelajari tentang jenis-jenis tumbuhan. Mereka langsung melihat, memegang, atau merasakan tumbuhan tersebut.

i. Membentuk sikap peserta didik (aspek afektif), meningkatkan keterampilan (psikomotor).

j. Peserta didik belajar sesuai dengan karakterisktiknya, kebutuhan, minat, dan bekatnya, baik secara individual, kelompok, atau klasikal.

k. Menghemat waktu, tenaga dan biaya.

berbagai definisi E-Learning

E-learning berasal dari huruf ‘e’ (electronic) dan ‘learning’ (pembelajaran). Jadi e-learning adalah pembelajaran yang menggunakan jasa elektronika. Model pembelajaran e-learning kini telah menjadi pilihan para penyelenggara pendidikan, karena keunggulan yang dimilikinya.

Definisi e-learning sangat beragam yang mungkin satu sama lain berbeda, Continue reading “berbagai definisi E-Learning”

Definisi Media Pembelajaran

Kata media berasal dari bentuk jamakkata medium yang secara harfiah artinya perantara atau pengantar. Gagne (2006: 14) mengemukakan bahwa media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar. Istilah media dalam bidang pembelajaran disebut juga media pembelajaran. Dalam proses pembelajaran, alat bantu atau media tidak hanya dapat memperlancar proses komunikasi akan tetapi dapat Continue reading “Definisi Media Pembelajaran”

Bahasa Sebagai Simbol Komunikasi

Onong Uchjana Effendy (1994) dalam bukunya Ilmu Komunikasi, Teori dan Praktek bahwa proses komunikasi primer adalah proses penyampaian pikiran dan atau perasaan seseorang kepada orang lain dalam bentuk lambang (symbol) sebagai media. Lambang dalam komunikasi primer adalah bahasa, kial, isyarat, gambar, warna, dan lain sebagainya yang secara langsung mampu “menterjemahkan” pikiran atau perasaaan komunikator (sender) kepada komunikan (receiver). Continue reading “Bahasa Sebagai Simbol Komunikasi”

Bentuk-bentuk Komunikasi

Menurut Deni Darmawan (2007) komunikasi itu sendiri dapat terjadi dalam beberapa bentuk, diantaranya dalam bentuk komunikasi personal (personal communiaction) dan komunikasi kelompok (group communication). Selain itu komunikasi juga dapat bersifat tatap muka (face–to–face) dan melalui perantara media lain (mediated). Continue reading “Bentuk-bentuk Komunikasi”

Definisi Komunikasi

Terdapat banyak sekali ahli-ahli komunikasi yang mendefinikan komunikasi, beberapa diantaranya ada yang mengartikan komunikasi sebagai proses berbagi makna melalui perilaku verbal dan non verbal di sampaikan secara sederhana oleh Deddy Mulyana (2005:3). Selain itu pada situs ensiklopedia online dinyatakan bahwa komunikasi sebagai proses dari usaha penyampaian informasi dari pengirim (Sender) kepada penerima (Receiver) dengan menggunakan sebuah media. Komunikasi dapat berbentuk Audio seperti berbicara, menyanyi dan bunyi lainnya. Visual seperti gambar, sketsa dan lukisan, atau fisik seperti gestur dan bahasa isyarat (http://en.wikipedia.org/wiki/communication: diakses pada 10 Desember 2008). Continue reading “Definisi Komunikasi”

Kenapa Electronic Learning diperlukan saat ini

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini sulit terbendung lagi dalam sisi kehidupan manusia. Pergerakan yang begitu cepat mendorong manusia untuk merubah gaya hidupnya untuk lebih menyesuaikan dengan teknologi yang ada, sehingga timbul ketergantungan yang luar biasa melanda manusia terhadap produk maupun gagasan yang mengiringi percepatan teknologi informasi dan komunikasi.

Dunia pendidikan dituntut untuk selalu senantiasa Continue reading “Kenapa Electronic Learning diperlukan saat ini”

Konsep Dasar Mobile Learning

Dalam era globalisasi ini, orang dengan mudah bergerak dan berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan mobilitas yang tinggi. Dalam aktivitasnya  mereka memerlukan  dan mengharapkan adanya  kemudahan untuk berkomunikasi dan berinteraksi serta dapat mengakses informasi  kapan saja dan dimana saja. Pada saat yang sama, ada peningkatan penggunaan teknologi mobile di berbagai sektor masyarakat.  Dalam bisnis, ada peningkatan penggunaan teknologi mobile untuk individu agar dapat  melakukan bisnis mereka di mana saja dan kapan saja.  Dalam perawatan kesehatan, staf medis dan ilmu kedokteran menggunakan teknologi mobile untuk mengakses informasi pada waktu yang tepat (just in time)  dan untuk memasukkan informasi secara real time.  Orang yang bekerja di lapangan jauh dari kantor pusat menggunakan teknologi mobile untuk mengakses informasi dan untuk berkomunikasi dengan pekerja lain. Para banke, bisnisman; kreditur, para pialang meggunakan teknologi mobil untuk  mempermudah kerja mereka.  Juga, generasi muda menggunakan teknologi mobile untuk hiburan dan sosialisasi. Para pelajar  dan mahasiawa  menggunakan perangkat mobile untuk mengakses informasi dan materi pelajaran dan multimedia  serta  untuk berkomunikasi dengan teman-teman mereka.  Mereka  tidak melihat teknologi sebagai sesuatu yang asing, mereka Continue reading “Konsep Dasar Mobile Learning”

Film sebagai media pembelajaran

Dala­­­­­m kehidupan sehari-hari kita sudah tidak asing dengan kehadiran film. Dengan kemajuan teknologi dan perkembangan soasial budaya di negara kita saat ini, menonton film merupakan aktivitas yang dapat dilakukan oleh seluruh kalangan. Film yang dimaksud dalam penelitian ini adalah gambar hidup yang pada awalnya penggunaan istilah film ini di awali oleh fakta bahwa photographic film (juga dikenal dengan istilah film stock) dalam sejarah merupakan media utama untuk merekam dan menampilkan gambar bergerak. (http://en.wikipedia.org/wiki/Film: diakses pada 2 Juni 2009).

Saat ini film telah mengalami perkembangan yang pesat seiring dengan perkembangan teknologi yang ada. Film memiliki berbagai peran, selain sebagai sarana hiburan, film juga dapat berfungsi sebagai media pembelajaran.

  Film Sebagai Media Continue reading “Film sebagai media pembelajaran”